Selasa, 29 Juli 2008

ESAI

JUDUL : Generasi Muda, Harapan Bangsa
NAMA : Silvia Sari Busnita
KELAS : X A
SEKOLAH : SMA Negeri 2 Lubuk Basung


Indonesia dikenal sebagai negara dengan jumlah penduduk yang terbanyak dan juga SDA yang melimpah ruah. Maka tak heran sejak beratus tahun yang lalu bangsa asing ingin sekali menjajah dan menguasai tanah air kita yang tercinta ini. Namun, berkat usaha dan semangat perjuangan rakyat Indonesia dan para pemuda khususnya, kita berhasil meraih kemerdekaan yang sejak dulu dicita-citakan.
Namun seiring berjalannya waktu, tampaknya semangat juang dari para pemuda ini mulai memudar. Ini dapat dilihat dari sikap dan tingkah laku generasi muda kita sekarang ini yang cenderung bersikap kurang menghargai dan menghormati perjuangan para pahlawan kita terdahulu. Selain itu, kurangnya jiwa nasionalisme dan patriotisme juga dirasakan oleh generasi muda sekarang ini. Tak hanya itu, krisis kepemimpinan juga melanda para generasi muda dewasa ini.
Masalah seperti ini harus diatasi secepatnya sebelum berakar menjadi kebiasan buruk yang dapat merusak masa depan bangsa dan negara kita. Agar tidak terjadi hal-hal seperti tawuran antar pelajar, kenakalan remaja, penggunaan obat bius dan Narkotika, Free Seks serta perilaku menyimpang lainnya. Untuk mengantisipasi masalah ini, hendaknya para generasi muda diberikan pelatihan maupun bimbingan agar sedari awal mereka diajarkan bagaimana cara berbicara di depan forum, berhadapan dengan orang banyak


dan tentu saja menghindarkan diri dari hal-hal negatif seperti yang telah disebutkan diatas.
Karena pada dasarnya, masa muda merupakan masa dimana seseorang selalu berpikiran kritis, sehingga memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika pikiran yang kritis dan rasa keingintahuan yang tinggi ini dipergunakan pada hal yang positif. Seperti di bidang pelajaran, olahraga, maupun hal positif lainnya.
Masalah lain yang sering melanda para generasi muda saat ini ialah Krisis Akhlak dan pudarnya rasa tanggungjawab dalam menjalankan ibadah berdasarkan agama yang dianutnya. Padahal salah satu kewajiban kita kepada Allah ialah patuh dan taat menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya. Namun, kenyataan yang dihadapi malah sebaliknya. Semakin banyak para generasi muda kita sekarang yang melakukan perbuatan yang dilarang Allah. Kondisi ini tentu saja sangat memprihatinkan, mengingat generasi muda merupakan calon penerus bangsa ini. Apa jadinya bangsa ini di masa depan, jika para generasi mudanya tidak beriman dan tidak berbudi luhur.
Oleh karena itu, dengan adanya pelatihan-pelatihan, bimbingan-bimbingan maupun kegiatan positif lainnya semoga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas para generasi muda kita yang sudah diambang kehancuran. Dengan adanya Latihan kepemimpinan serta Pesantren Kilat, dapat dijadikan sarana untuk melatih para generasi muda kedepan menjadi Pemimpin yang Bijak, Adil serta bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Tak hanya itu, banyak manfaat lainnya yang dapat kita dapat jika kita mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, seperti: Melatih diri untuk tampil berani dan berbicara di depan Forum, Menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang bagaimana cara berorganisasi yang baik, bagaimana cara kita menjadi pemimpin yang bijak, serta tak lupa pula mempererat tali


persaudaraan kita sesama siswa dan juga sesama umat muslim di Kabupaten Agam khususnya.
Selain itu dengan menyambut Hari Kebangkitan Nasional ini marilah kita bangkitkan kembali semangat kita seperti mambangkik batang tarandam untuk membela tanah air, dan tentunya menjadi pelajar yang kelak nantinya dapat berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Tak lupa pula dengan adanya LK dan Sanlat ini dapat dijadikan momen untuk mempererat tali persaudaraan di antara sesama kita. Serta berusaha juga menjadi pemimpin yang bertanggungjawab. Sehingga kasus-kasus seperti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme tidak merajalela lagi di bumi pertiwi ini.
Terakhir, semua hal tersebut bisa saja menjadi sia-sia jika kita tidak mengamalkannya dengan sungguh-sungguh dan dengan hati yang tulus ikhlas. Karena sesuai dengan hadist nabi, segala sesuatu itu dimulai dari niat. Jadi, mulai dari sekarang ini perkuat hati dan niat kita untuk menjadi manusia yang lebih baik, berkualitas dan berakhlak mulia daripada sebelumnya.